//
you're reading...
Artikel Pengetahuan Jurusan & Karir

Salah Jurusan Karena Ikut-Ikutan


Salah Jurusan Karena Ikut-Ikut

Cerita Pengalaman Salah Jurusan | Salah Jurusan Kuliah

Ikut-Ikutan teman dalam memilih jurusan merupakan hal yang salah besar. Perasaan sehati, seiya sekata, kemana-mana selalu bersama merupakan faktor ikut-ikutan teman dalam memilih jurusan. Bila dipikir mendalam, belum tentu karakter pribadi, passion, impian pekerjaan, minat, dan bakat kamu sama dengan teman kamu.

Salah Jurusan

poundstopocket.co.uk

Meskipun jurusan yang dipilih merupakan jurusan favorit, apa iya kamu akan menyukai tiap materi yang diajarkan dalam jurusan itu, lalu bagaimana dengan impian karirmu?

Ada cerita yang disampaikan oleh salah satu member kompasiana “Destarania” yang bisa dijadikan contoh fenomena ikut-ikutan dalam memilih jurusan.

__________________________________________

Olivia, sepupu dari penulis. Ia mengalami kebingungan dalam memilih jurusan. Saat ia bingung ia bukannya berkonsultasi dengan pembimbing konseling sekolah, orang tua, saudara, atau mencari info mendalam mengenai jurusan kuliah. Tetapi malah ikut-ikutan temannya, Riska, yang memilih teknik arsitektur. Riska memang memiliki passion di teknik arsitektur, ditambah tipe kepribadian yang memang cocok untuk jurusan ini ketelitian tinggi, bisa menggambar dengan baik, dan daya imajinasi tinggi. Olivia tidak menyadari hal tersebut dan tetap memilih jurusan arsitektur.

Setelah diterima di Teknik Arsitektur Olivia bangga dan senang. Seiring berjalannya waktu, Olivia dibuat stress dengan nilai yang buruk. Hal tersebut membuat ia putus asa dan pesimis. Sadar akan tekanan materi akademik arsitektur yang berat, ia memutuskan untuk keluar jurusan dan mengikuti tes masuk universitas lagi. Olivia memutuskan untuk mengambil jurusan Hukum, dan menurut Destarania Hukum sebenarnya bukan passionnya, Olivia memilih jurusan hukum sebagai pelarian. Namun untungnya ia mampu mengikuti perkuliahan dengan baik sampai skripsi.

Ada juga cerita salah jurusan dari teman sekelas saya, Selvi.

___________________________________________

Saat ujian SNMPTN saya lihat pilihannya Akuntansi. Entah darimana ia mendapat ilham memilih jurusan itu. Satahu saya ia selalu tertinggal di pelajaran akuntansil, buktinya saat mengerjakan tugas, Tanya terus dan gak ngerti ngerti.

Selvi sebenarnya memiliki bakat di bidang seni, imajinatif, teknik menggambarnya kelas atas, dan kreatif. Ternyata jurusan akuntasi yang ia pilih karena mengikuti ketiga teman dekatnya. Ditambah, memang IPS memfavoritkan jurusan Akuntansi.

Yang diherankan, Passing Grade akuntansi ini termasuk tertinggi d IPS, dan mereka LOLOS ujian SNMPTN di salah satu Universitas Negeri yang memiliki Fakultas Ekonomi terkenal. Kog bisa? Ternyata ia unggul di bahasa Inggris, hal tersebut menjadi poin tambah dan benar saja kalau nilai SNMPTNnya melampaui passing grade yang ditetapkan (2008).

Saat memasuki perkuliahan, menurut teman yang sekampus dengannya, Selvi yang bakat nggambar kewalahan dengan materi materi akuntansi. Ia memutuskan di tahun kedua mengikuti SNMPTN untuk masuk jurusan Desain. Tapi sayangnya ia tidak lolos. Kemudian ia memutuskan tetap melanjutkan jurusan akuntansi hingga lulus skripsi saat ini, meskipun masa perkuliahannya lebih lama setahun.

Selvi sering menerima pekerjaan grafis dari internet (freelance). Banyak dari kliennya yang puas dengan hasil kerjaannya. Selepas lulus kuliah ia juga tidak ada minat untuk melamar bekerja di bidang akuntansi. Kabar terakhir ia pernah memenagkan lomba di bidang Seni Desain, dan sekarang bekerja sebagai creative desainer.

_____________________________________________________________________________________

Nah itulah dua kisah sebagai pembelajaran kamu agar lebih peka, sadar, dan paham tentang jurusan Kuliah pilihanmu. Mengetahui apa pilihan teman itu tidak masalah, namun jangan sampai kamu jadi ikut-ikutan karena mendengar ceritanya yang terlihat menarik. Alangkah baiknya kamu kumpulkan dulu bisikan bisikan itu😀 , kamu tulis apa saja jurusan kuliah yang terlintas dari teman, orang tua, maupun diri sendiri. Selanjutnya cari tahu lebih dalam tentang jurusan tersebut. Sesuaikan dengan minat, kemampuan, tipe kepribadian, prospek kedepan, karir setting jurusan, dan tentunya pas di kantong. Semoga Sukses !!!

 

About maukulia

Blog info seputar perkuliahan

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: